oleh

KPU Pacitan Sampaikan Penjelasan Terkait PAW Anggota DPRD

-Berita, Politik-399 views

Pacitan- Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan, ikut angkat bicara mengenai tata cara dan mekanisme pergantian antar waktu (PAW) bagi anggota DPR maupun DPRD.

Menurut Divisi Pencalonan, KPU Pacitan, Agus Susanto, pergantian antar waktu anggota DPRD akan dilaksanakan verifikasi, setelah KPU menerima surat permohonan dari lembaga DPRD. “Jadi bukan partai politik yang menyampaikan permohonan ke KPU, melainkan DPRD,” kata Agus, Jumat (26/3).

Lantas karena hal apa seorang anggota DPRD dilakukan pergantian antar waktu? Agus menjelaskan, ada beberapa hal mendasar seorang anggota legislatif dilakukan PAW. Yang pertama karena berhalangan tetap atau meninggal dunia.

Kemudian tidak lagi menjadi anggota partai politik dan karena tersandung kasus hukum yang telah memilki kekuatan hukum tetap (incraht).

“Proses PAW ini baru akan diproses oleh KPU setelah ada surat permohonan dari DPRD. Setelah itu, paling lambat selama lima hari kerja, KPU harus memberikan jawaban dari surat tersebut ke DPRD, yang isinya berkaitan dengan hasil verifikasi nama caleg pengganti,” bebernya.

Caleg yang akan menduduki jabatan sebagai anggota DPRD dalam proses PAW dimaksud, lanjut Agus, yaitu mereka yang saat dilaksanakan konversi suara sah ke perolehan kursi, masuk diperingkat kedua perolehan suara terbanyak di daerah pemilihan dan partai politik yang sama.

“KPU memverifikasi dan membalas surat permohonan DPRD soal PAW. Caleg pengganti yaitu, peringkat berikutnya di dapil yang sama dan parpol yang sama. Mereka memenuhi syarat atau tidak,” katanya.

Setelah KPU menyampaikan balasan ke DPRD, selanjutnya lembaga DPRD yang akan memproses usulan pengganti antar waktu. “Selanjutnya kewenangan DPRD untuk memproses. Setelah diverifikasi valid, memberikan nama calon PAW,” pungkasnya. (yun).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed