Diduga Kena Gendam, Perhiasan Milik Salah Seorang Ibu Rumah Tangga Di Menadi Pacitan Raib Digondol Orang Tak Dikenal

Berita289 views

Pacitan- Aksi kejahatan bermodus ilmu gendam, masih merajalela di wilayah hukum, Mapolres Pacitan.

Merunut laporan kejadian yang diterima awak media, bahwa pada Ahad (28/3) tepatnya di RT 01/RW 03, Dusun Menadi, Desa Menadi, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, ditengarai telah terjadi tindakan kriminalitas dengan sarana hipnotis atau gendam.

Kali ini, korban yang menjadi sasaran empuk pelaku ilmu gendam, adalah seorang ibu rumah tangga bernama Sri Mulyani. “Akibat dari kasus gendam tersebut, korban kehilangan beberapa perhiasan yang melekat ditubuhnya. Seperti kalung, cincin dan gelang,” ujar salah seorang warganet yang disampaikan melalui jaringan pribadi aplikasi chating WhatsApp ke ponsel wartawan.

Dalam laporan kejadian itu diceritakan, awalnya korban lagi menyapu didepan rumahnya bersama tetangganya bernama, Bu Panji.

Tiba-tiba melaju mobil sejenis Daihatsu Ayla bernopol L 1293 SA. Mobil jenis LCGC (low cost green car) tersebut, diperkirakan berpenumpang dua orang dan berjalan lambat didepan rumah korban hingga didepan rumah Bu Panji.

“Mobil sempat berhenti kemudian berjalan mundur. Salah seorang penumpang menanyakan alamat Desa Sirnoboyo. Katanya mau ngobatin orang sakit. Disangka ada orang yang hendak bertamu, tak lama kemudian, Bu Panji pamitan pulang kerumah,” jelasnya dalam laporan kejadian yang sempat diterima.

Kurang lebih sekitar 10 menitan, orang tak dikenal tersebut ngobrol sama korban, lantas nyelonong pergi.

“Sehabis mobil pergi, korban kemudian bertandang ke rumah Bu Panji dan bercerita kalau orang tak dikenal tersebut sempat mengasih tas kresek yang isinya tisu dilipat- lipat, dan didalamnya terdapat uang seribuan sama lima ratusan dua lembar.

Setelah itu Bu Panji sadar kalau perhiasan (kalung, gelang, cincin) yang sebelumnya dipakai Bu Siti, raib. Sadar kena sesuatu, Bu Panji berinisiatif memukul pundak korban dan mengatakan kalau dirinya kena hipnotis,” jelasnnya.

Setelah pengaruh ilmu gendam tersebut hilang, korban dengan dibantu tetangganya berusaha melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Sejurus kemudian, Babinkamtibmas dan Babinsa setempat datang ke TKP. Untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, kasus tersebut masih didalami oleh penyidik dari Mapolres Pacitan.

Saat ini, Korps Tribrata, khususnya Satuan Reskrim dan juga Intelkam, masih memburu pelaku. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed