Satu Lagi Loyalis SBY Berpulang. Selamat Jalan Mbah Sarton

Berita653 views

Pacitan- Inalillahi Wainailaihi Roji’un. Pacitan, kembali berduka.

Salah seorang loyalis Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Sartono, berpulang.

Kakek empat cucu yang akrab disapa Mbah Sarton itu, wafat diusia 68 tahun, saat menjalani perawatan intensif di RSUD dr Darsono Pacitan, lantaran serangan penyakit stroke yang dideritanya sejak lama.

Mbah Sarton, merupakan salah satu dari ribuan fanatisme pendukung Partai Demokrat dan juga loyalis SBY. Sejak Partai Demokrat lolos verifikasi KPU dan maju sebagai kontestan pemilu Tahun 2004 silam, kakek tiga anak tersebut sangat getol, berjuang digaris depan demi pemenangan partai berlambang bintang mercy tersebut.

Almarhum Joko Sartono alias Mbah Sarton. (F. Yuniardi Sutondo).
Almarhum Joko Sartono alias Mbah Sarton. (F. Yuniardi Sutondo).

Hingga tak salah, bila didua periode pemilu, Demokrat menang telak di Pacitan dan juga nasional. Bahkan sempat menghantarkan, tokoh sentralnya yaitu SBY, duduk sebagai Presiden RI hingga dua periode jabatan.

Begitupun di Pacitan, berkat perjuangan ribuan pemilih yang salah satunya almarhum Mbah Sarton, Partai Demokrat juga berhasil memenangi perhelatan Pilbup.

Sampai di Tahun 2020 lalu, Demokrat juga berhasil menjadi pemenang di Pilbup serentak, hingga menghantarkan Indrata Nur Bayuaji yang masih kerabat dekat SBY dan Gagarin, duduk sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pacitan terpilih.

Kini, sang “pejuang” demokrasi itu telah tiada. Reti, salah satu dari ketiga anak almarhum Mbah Sarton, menyampaikan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada semua pihak, yang selama ini banyak membantu almarhum ayahandanya.

Atas nama keluarga besarnya, Reti yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Punung, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini, secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada banyak pihak, apabila selama hidupnya, almarhum Mbah Sarton, ada salah dan kekhilafan. “Mohon dimaafkan nggeh, kalau mungkin almarhum bapak ada kilaf dan kesalahan,” tutur Reti, Ahad (28/3).

Selamat jalan Mbah Sarton. Doa tulus menyertai langkahmu menghadap sang pencipta. Semoga mendapat tempat yang indah disisi Allah SWT.

Atas permintaan keluarga, almarhum Joko Sartono, dimakamkan di TPU Kucur, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed