Kabag Hukum Setkab Pacitan: Sediakan Anggaran 75 Miliar, TPP Akan Setara Dengan Kabupaten Lain. Belanja Modal Banyak Terpangkas

Berita212 views

Pacitan- Kabag Hukum Setkab Pacitan, Deni Cahyantoro, ikut urun rembuk terkait polemik kecil seputar tambahan penghasilan pegawai (TPP), yang dinilai masih jauh dari layak.

Deni mengatakan, penentuan besaran TPP bukan hanya dilihat dari kemampuan keuangan daerah (KKD) yang ada. “KKD bisa sama dengan kabupaten/kota lain yang sudah menerapkan TPP dengan nilai yang fantastis.

Namun program prioritas belum tentu sama. Itu salah satu indikator, kenapa TPP yang diterima seluruh ASN di Pacitan, belum sama dengan kabupaten/kota tetangga lainnya,” kata Deni, Sabtu (10/4).

Yang harus diperhatikan, lanjut pejabat eselon IIIA ini, adalah suasana kebatinan masyarakat. Menurut dia, bisa saja Pemkab Pacitan menaikan TPP setara dengan kabupaten/kota lainnya. Akan tetapi, tentu akan dibarengi konsekuensi logis dari kebijakan tersebut.

“Yang jelas belanja modal yang diperuntukkan pembangunan infrastruktur akan banyak tereduksi. Terus nek TPP naik belanja modal turun, apa kata masyarakat ditengah pandemi koyo gini?” sambungnya.

Disisi lain, lanjut Deni, sampai saat ini masih ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan. Bahkan PR tersebut lebih bersinggungan dengan kesejahteraan para guru tidak tetap (GTT). “Kita sik banyak tanggungan juga, GTT yang belum layak tunjangannya, paling banyak Rp 500 ribu. PR pemda, makanya harus bijak mengelola keuangan, ora mung masalah naik, naik dan naik, harus berimbang dan layak,” jelasnya.

Lebih lanjut, jelas Deni, pada tahun anggaran 2020 lalu, pemkab menganggarkan Rp 18 miliar untuk membayar TPP ASN. Kemudian pada tahun anggaran 2021 ini, bertambah menjadi Rp 28 miliar.

“Kalau mau setara, minimal sediakan Rp 75 miliar. TPP naik belanja modal turun, yo koyo timbangan ngonolah. Kalau menurut saya, konsepnya naik bertahap, ora mak jleg, ujug-ujug gedi, sambil melihat ketersediaan anggaran, dan juga respon masyarakat,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed