Pemkab Pacitan Belum Ada Political Will Untuk ASN?

Berita532 views

Pacitan- Seruan akan kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan, masih terus menggelora.

Tak sedikit dari mereka yang beranggapan, Pemkab Pacitan, memang belum memiliki politcal will untuk mengangkat kesejahteraan aparatur.

Kalaupun ada, hanya untuk segelintir jabatan tertentu. Mungkin dari fenomena inilah yang memantik kecemburuan sosial dikalangan ASN. Utamanya mereka yang tak memiliki jabatan.

Didapat informasi, bukan hanya Kabupaten Ponorogo, Trenggalek ataupun Wonogiri. Di Kabupaten Nganjuk, TPP sudah dianggarkan cukup layak untuk memenuhi hak penghasilan para ASN.

Salah seorang ASN di Pemkab Pacitan mengatakan, di Kabupaten Nganjuk, untuk jabatan kelas tertinggi menerima TPP senilai Rp 19.650.000.

Kemudian untuk kelas jabatan terendah sebesar Rp 841.000.

Sementara di Pemkab Pacitan, harapan untuk mendapatkan hak TPP sama seperti kabupaten/kota lain baru sebatas mimpi. “Semua bergantung komitmen pimpinan. Kalau memang ada niat, tentu ada jalan. Kemampuan keuangan daerah (KKD) kita masih longgar untuk bisa menyamai kabupaten lain,” ujar sumber yang meminta tidak disebutkan jatidirinya dalam pemberitaan media, Ahad (11/4).

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabag Hukum Setkab Pacitan, Deni Cahyantoro, sempat memberikan pendapat, bahwa saat ini pekerjaan rumah (PR) di Pemkab Pacitan masih cukup banyak

Salah satunya hak guru tidak tetap (GTT) yang sampai detik ini hanya menerima honor tak lebih dari Rp 500 ribu per bulan.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang harus menyerap anggaran tak sedikit. Deni berpendapat, kalau anggaran APBD banyak terserap untuk TPP, belanja modal akan banyak tereduksi.

Kalaupun ada kenaikan, itu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan respon masyarakat. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed