Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Satuan Pendidikan Harus Siapkan Daftar Periksa. Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan

Berita301 views

Pacitan- Pemerintah pusat memang memperketat aturan terkait peniadaan mudik lebaran Tahun 1442 H. Begitupun bagi para aparatur sipil negara (ASN) hanya diberikan cuti selama dua hari. Yaitu pada saat hari raya Idul Fitri dan hari raya Natal.

Sikap tegas pemerintah tersebut, sebagai antisipasi melonjaknya kasus covid-19 confirm di Indonesia yang sementara waktu ini memang masih cukup memprihatinkan.

Meski demikian, untuk rencana pembelajaran tatap muka (PTM), pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri, masih tetap merencanakan TPM pada awal tahun ajaran baru nanti, yakni pada bulan Juli mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Daryono, mengatakan, meski ada peniadaan mudik lebaran sebagai antisipasi lonjakan kasus covid-19, namun tidak memengaruhi rencana pemerintah untuk melaksanakan TPM di awal tahun ajaran baru nanti. “SKB empat menteri terkait TPM belum dicabut. Kemungkinan TPM tetap berjalan pada awal tahun ajaran baru nanti,” kata Daryono, Jumat (16/4).

Menurut mantan Inspektur Pembantu, Inspektorat Kabupaten Pacitan ini, ada beberapa persyaratan bagi satuan pendidikan sebelum melaksanakan TPM.

Diantaranya, semua tenaga pendidik dan kependidikan harus sudah divaksin covid-19. Selain itu, satuan pendidikan juga harus melengkapi daftar periksa.

“Daftar periksa dimaksud seperti penyediaan sarana cuci tangan, kelengkapan protokol kesehatan, kantin tidak boleh buka, dan sebagainya.

Daftar periksa itu akan di verifikasi oleh gugus tugas, termasuk didalamnya Dinas Pendidikan dimasing-masing kabupaten/kota,” jelasnya.

Daryono berharap, pandemi global coronavirus disease covid-19 bisa segera mereda. Sehingga pemerintah tidak akan menganulir SKB empat menteri yang berkaitan dengan keberlangsungan proses belajar mengajar bagi siswa didik. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed