Vaksin Covid-19 Disuntik Ke Lengan dan Bukan Bagian Tubuh Yang Lain. Begini Penjelasan IDI Pacitan

Berita94 views

Pacitan- Selama kegiatan vaksinasi massal dilaksanakan, mungkin banyak masyarakat yang belum paham, kenapa jarum suntikan harus diarahkan ke lengan (utamanya lengan kiri, Red) calon sasaran vaksin. Bukan di bagian pantat atau lainnya.

Begini penjelasan Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pacitan, Johan Tri Putranto, mengenai teknis penyuntikan vaksin ke calon sasaran.

Johan menegaskan, prinsip vaksin harus masuk secara intramuskular (artinya disuntikkan ke otot). “Kenapa dipilih lengan, bukan pantat dan sebagainya? Karena lengan lebih mudah untuk melakukan penyuntikan dari pada ketika menyuntikkan ke pantat, tidak ribet dan lengan bisa dilakukan pada ruangan terbuka,” kata dokter yang juga dipercaya mengendalikan UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini, Sabtu (17/4).

Lebih lanjut, Johan mengatakan, ketika disuntik bagian lengan, 1-2 hari lengan akan terasa nyeri pasca suntik, itu lebih mudah mengurangi efek tersebut, dengan menggerak-gerakan lengan agar aliran darah lebih lancar.

Tentu hal itu sulit dilakukan apabila lokasi suntikan ada di pantat.

Pertanyaan lagi, kenapa cenderung disuntikkan pada lengan kiri? Sebenarnya tidak ada bedanya lengan kiri atau kanan.

“Prinsipnya lengan yang tidak dominan yang disuntik, agar tidak mengganggu aktifitas harian. Lengan yang dominan agar tidak nyeri pasca disuntik,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed