Peniadaan Mudik Lebaran, Usaha Perhotelan dan Penginapan Di Pacitan Kembang-Kempis

Berita81 views

Pacitan- Peniadaan mudik lebaran dan pembatasan moda transportasi pada momentum hari raya Idul Fitri 2021/1442H, membuat sektor usaha di daerah sedikit lesu. Bahkan terancam mengalami perlambatan.

Khususnya dunia jasa perhotelan, yang bakal kehilangan high season. Para pengusaha hotel dan penginapan di Pacitan, mengeluhkan dengan kondisi tersebut. Sebab hampir bisa dipastikan, mereka hanya akan menjual kamar kosong tanpa penghuni, saat libur hari raya nanti.

Kondisi semacam ini sudah berlangsung hampir selama dua tahun, sejak pemerintah menetapkan status bencana non alam pandemi global coronavirus disease covid-19, pada tahun lalu.

Menurut manajemen salah satu hotel kenamaan di Pacitan, Endrian, selama setahun ini hotel tempatnya bekerja lebih sering menjual kamar kosong.

Dari beberapa ruangan tidur, baik kelas ekonomi maupun VIP, jarang terisi tamu. “Selama masa pandemi ini, hampir setiap hari banyak kamar kosong. Kalaupun ada, itu pelanggan tetap seperti loper makanan atau minuman yang rutin datang ke Pacitan,” kata Endrian, saat dikonfirmasi pewarta, Senin (19/4).

Begitupun pada saat waktu tertentu, seperti libur Natal dan tahun baru. Momen high season tersebut juga terlewatkan. Sebab jarang sekali ada wisatawan yang berkunjung ke Pacitan. Apalagi untuk bermalam. “Momentum lebaran tahun ini, juga lenyap. Sebab pemerintah mengeluarkan kebijakan peniadaan mudik dan pembatasan aktivitas moda transportasi. Tentu dunia perhotelan di Pacitan bakal mengalami penurunan okupansi sangat berarti,” jelasnya.

Terkait persoalan tersebut, Endrian hanya bisa pasrah dan berharap agar badai pandemi bisa segera berlalu.

Langkah pemerintah untuk meniadakan mudik lebaran, juga tak bisa disalahkan, sebagai antisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19. “Semoga bencana non alam ini bisa segera sirna. Sehingga kehidupan akan kembali normal. Begitupun dunia usaha perhotelan akan menggeliat kembali,” harapnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed