Angka Sembilan Menjadi Angka Sial Dibalik Penanganan Kasus Covid-19 di Pacitan

Berita156 views

Pacitan- Angka sembilan, menurut hitungan hongsui dan pengsui konon sebagai simbol keberuntungan.

Namun tidak bagi perkembangan kasus coronavirus disease covid-19 di Kabupaten Pacitan. Angka sembilan justru menjadi simbol kewaspadaan bagi semua masyarakat.

Pasalnya, gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19 Pemkab Pacitan, kembali merilis adanya 9 warga yang positif terinfeksi virus SARS-COV-2.

Demikian kesembuhan juga bertambah 9 pasien. Sementara kasus kematian nihil.

Penanggung jawab wisma atlet Pacitan sebagai lokasi karantina bagi pasien covid-19 confirm, Johan Tri Putranto, menegaskan, agar masyarakat jangan sampai lengah melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Jangan sampai kendur, hanya dengan protokol kesehatan, sebagai sarana untuk memutus mata rantai sebaran covid-19,” kata Johan, Rabu (21/4).

Dok
Dok

Pada kesempatan yang sama, dokter yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini mengajak kepada seluruh masyarakat, utamanya umat muslim, agar lebih bertawakal dan mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Seiring momentum bulan suci Ramadhan 1442H sedapat mungkin bisa dijadikan media mawas diri dan selalu berserah kepada Allah SWT. “Coronavirus merupakan kodrat Illahi yang tak bisa kita pungkiri. Yang terbaik berserah diri kepada Allah SWT, dan selalu disipilin menjalankan protokol kesehatan,” ajaknya.

Perlu dipahami, bahwa sampai detik ini, wabah covid-19 masih belum reda. Apalagi di lima negara Eropa, kasus covid-19 confirm sudah memasuki gelombang ke dua.

Demikian juga di Asia Tenggara, khususnya Filipina, hampir setiap hari belasan ribu warga masyarakat terpapar covid-19, baik strain B117 maupun N439K. “Waspada dan jangan lengah melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu, hilangkan stigma buruk tentang coronavirus. Jauhi penyakitnya tapi jangan jauhi orangnya,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed