Pantau Stok Pangan dan Kenaikan Harga Bahan Pokok, Bupati Heru Sidak Ke Pasar Minulyo

Berita117 views

Pacitan- Pelaksana harian (PLH) Bupati Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro, turun gunung melakukan pemantauan sejumlah harga kebutuhan bahan pokok, setelah sepekan lebih, bulan suci Ramadhan.

Heru, dengan didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekkab Pacitan, KH Mahmud, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Heru Sukresno, Satpol-PP, Kepala Diskominfo, Rachmad Dwiyanto dan pihak kepolisian setempat, blusukan ke lorong-lorong di Pasar Minulyo, guna melihat secara dekat kondisi bahan pokok, pun soal harga.

Satu persatu pedagang, baik itu pedagang daging, sembako, bahan pokok, dan sayuran, ia ajak berdialog. Utamanya mengenai persediaan, alur distribusi, dan perkembangan harga. “Alhamdulillah untuk stok hampir seluruh komoditi bahan pokok aman sampai lebaran nanti. Demikian juga soal harga tidak ditemukan kenaikan yang signifikan,” kata KH Mahmud, saat mendampingi Bupati Heru, Kamis (22/4).

Menurut kyai yang juga dipercaya mengendalikan Dinas Perpustakaan dan Arsip ini, memang ada beberapa item bahan pokok yang sedikit mengalami kenaikan harga. Misalnya seperti minyak goreng.

Namun, jelas, Mahmud, kenaikannya masih terbilang wajar. Sedangkan untuk harga beras justru mengalami penurunan. Sebab saat ini petani tengah panen.

“Jumlah permintaan terhadap minyak goreng tinggi, sementara stok terbatas. Namun masih tetap aman,” bebernya.

Untuk daging ayam, meski ada penurunan, tetapi sedikit membuat Mahmud tercengang. Awalnya ia menduga untuk stok daging ayam disuplai oleh peternak lokal.

“Kenyataannya, banyak daging ayam yang didatangkan dari luar daerah,” terang Mahmud menambatkan.

Sementara itu, Kabid Perdagangan, Disperindag Pacitan, Lutfi Azha Aziza menambhakan, secara umum ketersediaan hampir seluruh bahan pokok, aman tanpa kendala.

Begitupun mengenai harga, memang sempat terjadi fluktuatif akan tetapi masih pada kisaran wajar. “Daging ayam yang semula Rp 36 ribu per kilogram (kg), sempat naik menjadi Rp 40 ribu dan sekarang turun lagi menjadi Rp 37 ribu.

Sedangkan untuk daging sapi, rata-rata Rp 120 ribu per kg,” ujarnya, secara terpisah.

Sementara selain minyak goreng, untuk jenis empon-empon sepeti bawang merah juga ada kenaikan, tetapi tidak begitu signifikan. “Cabe merah keriting turun dari Rp 65 ribu per kg menjadi Rp 55 ribu per kg pada hari ini,” sebut pejabat jebolan sekolah kedinasan ini.

Luthfi menuturkan, kegiatan inspeksi mendadak ini masih akan dilanjutkan, usai dilantiknya pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih nantinya. “Pemantauan ini masih akan terus dilanjutkan sampai menjelang lebaran nanti,,” pungkasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed