Pengisian Kursi Jabatan Eselon IIb, Harus Melalui Lelang dan Rekomendasi KASN

Uncategorized185 views

Pacitan- Tak mudah bagi bupati yang baru dilantik untuk bisa melakukan promosi atau pergeseran kursi jabatan.

Kabag Hukum Setkab Pacitan, Deni Cahyantoro, mengatakan, paling singkat selama enam bulan paska pelantikan, bupati baru diperbolehkan melakukan penataan pejabat. “Paling singkat enam bulan paska pelantikan, baru diperbolehkan melakukan pergeseran atau promosi jabatan,” kata Deni, Rabu (5/5).

Selain itu, lanjut Deni, badan pertimbangan pangkat dan jabatan (Bapperjakat) setidaknya untuk bisa dijadikan bahan masukan dan pertimbangan bagi bupati sebelum melakukan kebijakan mutasi atau promosi jabatan. Sebab di bapperjakat’lah semua data kepegawaian bisa diketahui.

Mulai dari daftar urutan kepangkatan (DUK) atau senioritas, prestasi kinerja aparatur sampai berbagai masalah kinerja yang pernah dialami, dan juga kompetensi masing-masing aparatur. “Bapperjakat tetap akan dilalui oleh bupati sebelum mengambil kebijakan mutasi,” jelasnya.

Kemudian untuk pengisian kursi jabatan eselon IIb atau setara kepala dinas/badan, terlebih dulu dilakukan dengan mekanisme lelang dan seleksi terbuka. “Juga harus ada rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN),” tegasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed