Gubernur Jatim Akan Siapkan “Juleha-Juleha” Andalan Guna Memproduksi Daging Halal Siap Ekspor

Uncategorized107 views

Pacitan- Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengajak kepada Bupati dan Wakil Bupati Pacitan terlantik, agar melakukan harmonisasi.

Sebab dengan harmonisasi, roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Sinergitas lintas kabupaten/kota juga perlu dilakukan.

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Jatim ini juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, yaitu Indartato dan Yudi Sumbogo, yang berkenan hadir mengikuti agenda serahterima jabatan antara pelaksana harian (PLh) Bupati Pacitan kepada Bupati Pacitan terlantik.

“Dari 18 kabupaten/kota di Jatim yang Pernah saya datangi pada kegiatan sertijab, hanya di Kabupaten Pacitan, yang juga dihadiri, purna tugas bupati dan wakil bupati serta Ketua DPRD. Pak Bupati senior kerso rawuh. Matur nuwun sanget,” kata Gubernur Khofifah yang disambut tepuk tangan riuh rendah dari undangan yang hadir pada kegiatan sertijab Bupati dan Wakil Pacitan, di aula pendopo Pemkab Pacitan, Jumat (7/5).

Lain itu Khofifah juga menyinggung mengenai persoalan halal yang telah diakui oleh World Trade Organitation (WTO). “Halal sudah menjadi gaya hidup masyarakat global. Kini kita telah memilki kawasan industri halal yang akan diresmikan. Indonesia ini punya importir dan bukan eksportir terbesar di dunia.

Market ini sebenarnya harus kita kuasai.
Sebab kita bisa menyediakan halal food sedunia. Masa halal food akan di import. Kita bisa membalikkan semua itu selama ada sinergitas dengan kabupaten/kota,” kata gubernur.

Khofifah juga mengajak masyarakat untuk melihat belahan dunia kanan. Bukan Arab Saudi, namun Thailand.

Menurut Khofifah, Thailand merupakan dapur halalnya dunia. “Visi Thailand menjadi dapur halal dunia. Makanya Thailand punya restoran hampir rata diseluruh dunia. Tidak sekedar menjadi Thai Restorant dunia, tapi mempunyai visi menjadi dapur halal dunia.

Korea itu visinya menjadi destinasi utamanya pariwisata halal. Jepang tahun lalu juga sudah menjadi industri halal sebagai kontributor kunci di tahun 2020. Januari 2021kita dua kali sudah virtual bisnis meeting dengan Jepang. Kenapa kok mereka bisa menjadi kontributor kunci industri halal dunia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat untuk bisa melihat Islamic finance stowers.

Ini bukan di Timur Tengah dan Malaysia, namun di London. Maka London, menjadi pusat transaksi syariah. “Transaksi syariah itu bukan terkait dengan agama tertentu. Ini terkait dengan proses perbankan.

Perspektif kita melihat industri halal, masukan keuangan syariah, sebetulnya ini di negara lain tidak terkait dengan agama tertentu.

Ini yang dianut oleh orang yang dekat dengan terminologi-terminologi itu. Belum lagi Australia yang menjadi pemasok daging halal ke Timur Tengah. Semua potensi itu ada di kita, kalau kita mau memaksimalkan,” jelasnya.

Menurut gubernur, saat ini sudah disiapkan juru sembelih halal (Juleha). “Semoga kedepan lebih masif Juleha-Juleha kita,” pungkas Khofifah. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed