Bupati Aji Serius Sikapi Kasus Stunting

Uncategorized319 views

Pacitan- Kasus stunting menjadi atensi serius Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji. Sebab sampai saat inii masih menjadi persoalan serius di Jawa Timur.

Bahkan, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan penekanan khusus kepada pimpinan daerah untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

Stunting merupakan suatu kondisi gagalnya tumbuh kembang anak yang menyangkut pertumbuhan tubuh dan otak dan umumnya disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama. Di Kabupaten Pacitan kasus stunting masih bisa dijumpai dibeberapa wilayah salah satunya Dusun Sono dan Spring Desa Bangunsari Kecamatan Bandar.

Guna mengetahui kondisi stunting di wilayah tersebut, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama Wakil Bupati Gagarin serta Ketua Tim Penggerak PKK Efi Indrata Nur Bayuaji, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial berkunjung langsung menemui warga. Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan itu mengatakan, menyelesaikan masalah stunting tidak bisa hanya satu pihak namun harus bergerak bersama.

“Kami bersama OPD terkait akan melakukan pendampingan agar mata rantai stunting ini dapat diputus”, ungkap bupati disela kunjungan, Senin (24/05).

Selain bantuan langsung menurut bupati, langkah edukasi juga diberikan kepada masyarakat. Mulai darpemahaman soal gizi dan kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan, bantuan pemberdayaan melalu Pendidikan terkait pendidikan anak.

Sesuai data Dinas Kesehatan angka stunting di Dusun Sono dan Spring sebenarnya tidak terlalu tinggi dibanding dusun dusun lain di Desa Bangunsari. Dari 41 balita yang terindikasi stunting Dusun Sono terdapat 4 balita dan Dusun Spring hanya 1 sedangkan sisanya tersebar.

Untuk penanganan Dinas Kesehatan melakukan upaya pemantauan tumbuh kembang balita, deteksi dini tumbuh kembang, pemberian PMT, kunjungan rumah, penyuluhan dan rujukan ke puskesmas. Penyebab stunting sendiri lebih karena permasalahan sosial ekonomi masyarakat. Sehingga pencegahan perlu kerja sama semua pihak.(red/Humas/yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed