Cegah Sebaran Covid-19, Ketua PCNU Pacitan Instruksikan Kepada Banom Disemua Tingkatan Untuk Menunda Kegiatan Yang Berpotensi Mengundang Kerumunan

Uncategorized903 views

Pacitan- Kasus terkonfirmasi covid-19 di Pacitan, perlu menjadi kewaspadaan semua pihak. Bukan hanya gugus tugas, namun seluruh lembaga, organisasi massa dan masyarakat pada umumnya, agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Hal tersebut seiring masuknya varian delta, yang sempat menggemparkan India. Ribuan warga meninggal dunia gegara terinfeksi virus SARS-COV-2 jenis delta tersebut.

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pacitan, KH Mahmud meminta agar seluruh badan otonom (Banom) untuk menunda semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam jumlah besar.

Imbauan tersebut didasarkan pada surat pengurus wilayah NU Jatim Nomor 961/PW/A-II/L/VI/2021, tertanggal 05 Dzulqo’dah/16 Juni 2021 Masehi, tentang Instruksi Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19.

Terkait persoalan tersebut, lanjut kyai yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekkab Pacitan ini, PCNU disemua kabupaten/kota, tidak terkecuali di Pacitan, menginstruksikan kepada seluruh lembaga dan Banom disemua tingkatan untuk melakukan penangguhan dan atau menunda untuk sementara waktu agenda kegiatan yang mengandung potensi kerumunan, seperti halnya kaderisasi.

“Kami juga instruksikan agar kembali untuk peningkatan kepatuhan terhadap protokol kesehatan kepada masyayikh, pengurus dan warga NU pada umumnya,” kata KH Mahmud, memetikan beberapa imbauan dari PWNU Jatim, Jumat (18/6).

Selain itu, dalam surat PWNU juga ditegaskan untuk memperjuangkan percepatan vaksinasi bagi Masyayikh, kyai dan pengasuh pesantren serta guru madrasah/sekolah di wilayah masing-masing melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Kami juga mengajak melakukan gerakan batiniah spritual guna semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT seraya memohon segera diangkatnya wabah coronavirus dari wilayah ini, khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tandas Mahmud. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed