Pandemi Covid-19, “Pakai Masker Harga Mati. Tidak Pakai Masker Bisa Mati”. Kembali 30 Warga Pacitan Terpapar Coronavirus

Uncategorized100 views

Pacitan- “Pakai masker harga mati. Tidak pakai masker bisa mati.” Setidaknya itulah peringatan atau imbauan dari gugus tugas, agar masyarakat tidak menyepelekan pandemi global coronavirus disease covid-19, yang sampai detik ini tak kunjung reda.

Malah belakangan, kasus covid-19 confirm kian melonjak. Sampai akhirnya pemerintah menetapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejak tanggal 3Juli hingga 20 Juli mendatang.

Demikian pula dengan Pemkab Pacitan, juga akan selaras dengan keputusan gugus tugas nasional.

Keputusan itu diambil, mengingat lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19 kian hari kian meningkat. Termasuk pada hari ini, Jumat (2/7) gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, merilis adanya 30 warga yang dinyatakan positif terinfeksi virus SARS-COV-2. Meskipun disisi lain, kesembuhan juga bertambah 30 pasien.

Mewakili GTPP, penanggung jawab wisma atlet Pacitan sebagai lokasi karantina bagi pasien covid-19 confirm, Johan Tri Putranto, mengajak keseluruh elemen masyarakat tanpa kecuali, untuk lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“5M itu wajib. Memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan pakai sabun dan menghindari berkerumun. Tak hanya itu, minimalisir mobilisasi lintas daerah. Apalagi mulai tanggal 3 hingga 20 Juli nanti, pemerintah sudah memberlakukan PPKM Darurat, termasuk di Pacitan,” kata Johan.

Ia juga berpesan, agar masyarakat bisa merubah pola hidup dengan mengedepankan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yaitu dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. “Sekalipun dirumah, tetap pakai masker. Sayangi diri dan keluarga anda dari paparan coronavirus,” jelasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed