Banyak Tuyul Di Wisma Atlet Pacitan? Berikut Cerita Mantan Pasien Covid-19 Confirm

Uncategorized200 views

Pacitan- Wisma atlet Pacitan, yang didirikan sejak rezim pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akhirnya dijadikan salah satu alternatif tempat karantina bagi pasien covid-19 confirm, hingga detik ini.

Bangunan yang berdiri megah diatas lahan seluas kurang lebih 2 hektar tersebut, konon banyak menyimpan hal-hal ghaib.

Memang tak salah, kalau kabar tersebut benar adanya. Mengingat awal kali sebelum ada bangunan gedung bertingkat, lokasi tersebut mirip seperti rawa dan sebagai kawasan resapan.

Sementara tak jauh dari lokasi gedung wisma atlet, ada sebuah tempat pemakaman umum (TPU) bernama Kucur. Area pemakaman itu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda silam.

Menurut salah seorang mantan pasien covid-19 confirm yang pernah menjalani masa karantina di wisma atlet, Gatot Susilarjo, mungkin benar adanya, cerita adanya hal-hal ghaib di kawasan wisma atlet tempat ia menjalani masa karantina selama hampir dua pekan lebih.

“Kalau dibilang angker atau wingit, bisa benar dan juga bisa salah. Tapi kalau tidak percaya, kenyataannya memang ada dan saya pernah mengalaminya sendiri,” kata Gatot, menceritakan pengalamannya saat berada di wisma atlet, Ahad (11/7).

Ia bercerita, konon di lingkungan wisma tersebut ada banyak penunggu makhluk halus yang menjelma seperti anak-anak. Mereka, lanjut Gatot, tidak menganggu. Namun kadang kala suka menampakkan diri.

“Ada beberapa pasien termasuk saya sendiri yang mengalami selimut seperti ditarik-tarik sama anak kecil. Setelah saya lihat, benar selimut yang saya pakai sedikit bergeser. Tapi setelah saya lihat lama, sosok menyerupai anak-anak itu perlahan pergi dan menghilang,” jelasnya.

Awalnya ia tak begitu percaya, ketika kali pertama saat melakukan senam pagi, mendengar cerita dari beberapa petugas jaga yang juga pernah ditemui sesosok mahluk halus menyerupai anak kecil. “Akhirnya saya mengalami sendiri. Cerita dari beberapa petugas jaga itu benar adanya. Di wisma atlet seperti ada penunggunya yang menyerupai anak-anak kecil,” ungkapnya.

Gatot berpesan, pengalaman yang pernah ia alami tersebut, jangan sampai membuat para pasien yang saat ini tengah menjalani masa karantina di wisma atlet ketakutan.

Lebih baik berserah diri sama Allah SWT agar lekas sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga. “Mereka juga makhluk ciptaan Allah SWT. Biarkan mereka hidup seperti layaknya manusia. Mereka juga tidak akan mengganggu kehidupan manusia sebab alamnya yang berbeda,” pesannya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed