Masukan Warga, Ambulan Pengantar Jenazah Dari RSUD Jangan Raungkan Sirine dan Kurangi Kecepatan. Jaga Keselamatan Pengguna Jalan Lainnya

Uncategorized142 views

Pacitan- Ini masukan sebagian warga Pacitan, terkait proses pemakaman pasien covid-19 confirm yang wafat dari rumah sakit.

Menurut Mugi, salah seorang warga, sebaiknya mobil ambulan dari rumah sakit yang mengantar jenazah ke pemakaman tidak meraung-raung’kan sirine. “Selain itu juga jangan terlalu cepat. Kami khawatir akan membahayakan pengendara lain. Kecuali kalau situasi jalanan lagi padat, silakan saja membunyikan sirine.

Tapi sekali lagi, untuk kecepatan mohon bisa lebih dikurangi demi keselamatan pengguna jalan lainnya,” kata Mugi, menyampaikan pendapat, Selasa (20/7).

Hal senada juga disampaikan oleh Anto. Warga Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan ini juga berharap agar sopir ambulan pengantar jenazah tidak perlu meraung-raung’kan sirine. Kecuali untuk pasien gawat darurat, tidak ada masalah.

“Kalau untuk mengantar jenazah dari rumah sakit ke pemakaman, mbok jangan meraung-raung’kan sirine. Warga miris mendengarnya. Kemudian juga kecepatan jangan terlalu banter. Jaga juga keselamatan pengguna jalan. Lagian radius dari rumah sakit ke pemakaman tidak terlampau jauh,” tutur Anto, secara terpisah.

Pada kesempatan yang sama, Anto juga pernah mendapati, ambulan kosong yang diduga dari pemakaman jenazah, namun masih tetap membunyikan sirine, saat melintas di lampu bangjo (traffic light). (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed