Penyaluran Program BPNT Diduga Ada Sedikit Masalah. Ini Penjelasannya

Uncategorized266 views

Pacitan- Ditengah wabah global coronavirus disease covid-19 yang terus memburuk, suara sumbang terkait penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kembali nyaring terdengar.

Salah satu contohnya, seperti yang terjadi di Desa Wonodadi Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.

Kabar yang diterima media, tak sedikit keluarga penerima manfaat (KPM) yang mengeluhkan, adanya dugaan ketidak beresan dari program jaring pengaman sosial tersebut.

Seperti di katakan Candra. Ia sempat bertanya-tanya, kenapa tidak semua KPM bisa menerima bantuan setiap bulannya. “Dulu sebelum ada pergantian kepengurusan, semua KPM menerima bantuan setiap bulan. Tapi sekarang ini tidak. Sebulan terima, bulan berikutnya tidak menerima dan dialihkan ke yang lain,” katanya, Kamis (22/7).

Selain itu, untuk kartu debit anjungan tunai mandiri (ATM) dari salah satu bank plat merah di Pacitan, tidak diserahkan kepada masing-masing KPM. Namun dibawa oleh koordinator yang mengampu dari kegiatan BPNT tersebut. “Jadi para KPM itu tidak pernah pegang ATM. Katanya dibawah pengurus atau koordinator. Warga yang masuk sebagai KPM hanya nurut dengan pengurus tersebut,” bebernya.

Terkait adanya dugaan ketidakberesan dibalik pelaksanaan program BPNT tersebut, Candra meminta ada penjelasan kepada KPM, agar tidak memunculkan pemikiran negatif.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Sunaryo, belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui ponselnya, namun belum direspon. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed