Varian Delta, Masif Serang Warga Pacitan?

Pacitan- Varian Delta covid-19, diduga sebagai strain baru coronavirus yang banyak menginfeksi jutaan umat di dunia. Tidak terkecuali di Indonesia dan Pacitan pada khususnya.

Bahkan dikabarkan, strain Delta ini sudah merambah hingga ke Amerika Serikat. Tak ayal, bila negeri Paman Sam itu harus melakukan lock down dibeberapa wilayah.

Menurut Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pacitan, Johan Tri Putranto, varian Delta diduga sebagai strain baru yang masif menyerang warga masyarakat pada umumnya. Tidak terkecuali di Kabupaten Pacitan.

“Delta ini penularannya sangat masif, bila dibandingkan dengan vaian alpha, gamma ataupun beta,” kata dokter yang saat ini dipercaya sebagai penanggung jawab wisma atlet Pacitan sebagai lokasi karantina bagi pasien covid-19 confirm, Kamis (22/7).

Pendapat tersebut, lanjut Johan didasarkan pada squencing yaitu pengujian genetik terhadap pasien. Dimana hasilnya, varian delta memang lebih dominan menginfeksi masyatakat. Bukan hanya di Pacitan, namun di seluruh belahan nusantara, bahkan dunia.

Lebih lanjut, dokter yang juga mengendalikan UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini mengatakan, mengenai masifnya penularan, itu juga dipengaruhi city value (CV) atau penanda jumlah virus di tubuh masing-masing pasien.

“Semakin tinggi city value, virus dalam tubuh pasien semakin rendah. Dan sebaliknya, ketika CV rendah, jumlah virus semakin banyak,” jelas Johan.

Lebih lanjut Johan menegaskan, apapun variannya, yang terpenting masyarakat diharapkan lebih disiplin lagi melaksanakan protokol kesehatan, utamanya 5M. Memakai masker, menjaga jarak fisik dan menghindari berkerumun, sesering mungkin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan kegiatan 3T tetap berjalan. Yaitu tracing, testing dan treatment.

“Tingginya CV sebenarnya tidak begitu memengaruhi kondisi klinis pasien. Banyak kejadian, pasien dengan CV 25-27 namun tidak tertolong. Demikian juga ada pasien dengan CV rendah namun masih bisa tertolong,” bebernya. (yun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed