Pemkab Pacitan Masih “Pelit” Untuk Menaikan TPP ASN?

Uncategorized144 views

Pacitan- Harapan para aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan, untuk menerima kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada anggaran perubahan (PAPBD) tahun ini, sepertinya baru sebatas mimpi.

Sebelumnya, sempat menguar kabar, pengambil kebijakan di Pemkab Pacitan, berencana hendak menaikan hak TPP, bagi semua klas jabatan. Namun begitu, bencana non alam coronavirus, tak kunjung usai.

Tak ayal, bila APBD banyak terkuras guna penanggulangan wabah tersebut. Khususnya di bidang kesehatan ataupun jaring pengaman sosial.

Sekretaris Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, masih memimpin rapat dinas. Sehingga belum bisa memberikan penjelasan, terkait rencana menaikan TPP ASN. “Kalau soal itu (TPP) belum dihitung. Anggaran kita mampu atau tidak. Ini saya masih rapat,” kata Heru sebelum menutup sambungan teleponnya, Rabu (28/7).

Sekedar informasi, hampir dua tahun anggaran semenjak dikeluarkannya beleid mengenai TPP, Pemkab Pacitan, tergolong sebagai daerah yang paling “pelit” untuk memberikan tambahan penghasilan bagi seluruh ASN.

Seperti misalnya, sekelas jabatan top manager birokrasi, atau Sekkab, yang setiap bulannya hanya menerima TPP tak lebih dari Rp 5 juta. Demikian pula dengan klas jabatan terbawah yang hanya menerima TPP tak lebih dari Rp 500 ribu per bulan.

Sementara di kabupaten tetangga, sebut saja seperti Ponorogo misalnya, sudah ada kebijakan yang sedikit memihak kepada ASN. Untuk sekelas Sekkab, kabupaten dibawah kendali Sugiri Sancoko itu, menerima TPP sekitar Rp 30 juta setiap bulannya.

Sedangkan untuk jabatan paling buncit, bisa menerima tak kurang dari Rp 1 juta setiap bulannya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed