Mas Aji Blusukan Kampung Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Rumah Warga Kurang Beruntung

Uncategorized187 views

Pacitan- Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, kembali blusukan kampung untuk melihat dan mendengarkan keluh kesah masyarakat bawah.

Namun pada kesempatan ini kali, orang nomor satu di Pemkab Pacitan tersebut, rela untuk memegang peralatan pertukangan lantas memasang satu batu pondasi renovasi rumah milik salah seorang warga tak mampu. Berikut sekilas kisahnya.

Abdul Mungin tak kuasa menahan haru menyaksikan prosesi pembangunan calon rumah barunya. Spesialnya lagi, peletakan batu pertama bangunan berukuran 5×6 meter tersebut dilakukan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji.

Abdul Mungin terpilih menjadi penerima bantuan rumah FABA (Fly Ash and Bottom Ash) yang merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) dari PJB UBJOM PLTU Pacitan. Pembangunan rumah warga Dusun Rejomulyo Desa Sudimoro itu menggunakan material batako yang bahan dasarnya terbuat dari limbah batubara (FABA) PLTU Sudimoro.

“Saat ini ada rumah FABA mungkin kedepan ada Jalan FABA atau pembangunan infrastruktur lain yang menggunakan bahan dasar dari limbah ini,” kata Bupati, Jumat (20/08).

Mas Aji mengapresiasi pemanfaatan FABA untuk bahan dasar batako dan sejenisnya karena sangat bermanfaat bagi pembangunan. Bahkan orang nomor satu di Pacitan itu melihat langsung kualitas batako berbahan dasar Faba tersebut sangat kokoh dan halus.

Sementara, menurut General Manager PT PJB UBJOM PLTU Pacitan Dwi Juli Harsono, untuk saat ini pengolahan limbah hasil pembakaran batubara dari PLTU ini baru dalam bentuk batako, paving dan canstin. Pemanfaatanya sendiri untuk membantu mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu diwilayah sekitar PLTU.

“Ini perdana untuk pembangunan rumah masyarakat tidak mampu dan kedepan kita harapkan lebih banyak lagi yang akan menerima manfaat,” katanya.

PT PJB UBJOM PLTU Pacitan sukses memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) untuk membantu pembangunan rumah warga tidak mampu. Dengan limbah yang jumlahnya mencapai ratusan ton per hari pemanfaatan FABA ini diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penambangan pasir.(red/humas/yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed