Laka Lantas Di Selagi, Polisi Pastikan Bukan Tabrak Lari

Uncategorized227 views

Pacitan- Jajaran Satuan Lalu-Lintas Polres Pacitan, langsung bergerak cepat melacak keberadaan kendaraan yang diduga terlibat dalam tabrak lari di sepanjang jalan Veteran, Lingkungan Selagi, Kelurahan/Kecamatan Pacitan, Selasa (26/10).

Dalam hitungan jam, polisi berhasil menemukan sopir berikut kendaraannya.

Merujuk laporan informasi yang disampaikan pihak kepolisian, kendaraan dimaksud jenis minibus Daihatsu Zebra Nopol AD 1244 LC dengan pengemudi bernama Miftahur Rochman.

Yang bersangkutan merupakan warga Banyuwangi namun bertempat tinggal di Lingkungan Purworejo, Kelurahan Baleharjo, Pacitan.

Sedangkan korban yang diduga tertabrak kendaraan tersebut bernama Pambudi, alias Ipam, warga Jl Wahidin, Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Pacitan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Abdul Kholik, saat mendampingi Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono, mengatakan, kejadian laka-lantas itu bermula saat pejalan kaki bernama Pambudi, menyeberang dari arah Selatan ke Utara.

Sementara dari arah berlawanan, melaju kendaraan minibus Daihatsu zebra yang dikendarai Miftahur Rochman. “Karena jarak sudah dekat kecelakaan tidak dapat terhindarkan. Korban pejalan kaki mengalami luka-luka ringan namun dalam keadaan sadar. Disisi lain juga terjadi kerusakan ringan pada kendaraan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (27/10).

Lebih lanjut Perwira Pertama Kepolisian itu menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas, tidak dibenarkan adanya dugaan tabrak lari.

Saat kecelakaan terjadi, pengemudi sudah ada itikad baik untuk menolong korban bersama warga sekitar. Namun mengingat luka yang dialami korban hanya babras di kaki dan jari, sejumlah warga yang saat itu ada di tempat kejadian perkara (TKP) malah menyuruh sopir untuk balik kanan.

“Dari hasil olah TKP dan penyelidikan, tidak dibenarkan adanya dugaan tabrak lari,” jelasnya.

Terkait munculnya pemberitaan tabrak lari di media sosial, itu hanya kesalah pahaman dari pihak keluarga korban.

‘Korban memang mengalami keterbelakangan mental. Saat ditanya keluarga atas luka yang dialami, tidak begitu bisa memberikan penjelasan. Sehingga muncul praduga tabrak lari tersebut,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed