Aturan Berubah, Masih Banyak ASN Pemkab Pacitan Yang Melanggar Soal Pakaian Dinas. Begini Penjelasan Kabag Hukum

Uncategorized158 views

Pacitan- Perubahan regulasi yang tertuang di Perbup Nomor 61/2021 tentang pakaian dinas aparatur sipil negara (ASN), sedikit membingungkan organisasi perangkat daerah (OPD).

Pasalnya, sampai detik ini masih banyak ASN yang berpakaian dinas seperti aturan sebelumnya. Khususnya pada hari Selasa, merujuk pada Perbup yang baru seharusnya mereka berpakaian warna keki.

Namun fakta yang terjadi, tak sedikit mereka yang mengenakan pakaian batik.

Kabag Hukum Setkab Pacitan, Deni Cahyantoro mengatakan, regulasi Perbup itu berlaku saat diundangkan. Namun begitu terkait pelaksanaan perubahan pakaian dinas, memang diatur lebih lanjut dengan surat edaran (SE) bupati. “Perubahan pakaian dinas ASN, akan diberlakukan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2022. Itu tertuang pada SE Bupati sebagai tindak lanjut dari Perbup Nomor 61/2021,” kata Deni saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (16/11).

Lebih lanjut Deni menjelaskan, poin terpenting pada perubahan regulasi mengenai pakaian dinas ASN, yaitu untuk seragam warna keki berlaku sejak Senin sampai Selasa. Sedangkan Rabu pakaian atas putih bawah gelap dan Kamis sampai Jumat adalah seragam batik.

“Khusus bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) adalah warna putih bawahan gelap. Dan bagi tenaga honor kegiatan akan ditentukan oleh masing-masing kepala OPD. Yang pasti tidak boleh sama dengan ASN yang berstatus PNS ataupun PPPK,” tegasnya.

Soal molornya pelaksanaan sampai awal Januari, lanjut pejabat eselon IIIA ini, itu diharapkan agar para pegawai bisa mempersiapkan diri. “Jadi ada waktu satu bulan ini, diharapakan para pegawai bisa mempersiapkan pakaian dinasnya,” tukasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed