Musim Penghujan, DLH Pacitan Lakukan Pengeprasan Dan Reboisasi Pohon Ayoman. Ini Penjelasan Kepala DLH

Pacitan- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan, terus melakukan pengecekan terhadap semua pohon ayoman yang membahayakan keselamatan.

Hal itu dilakukan, mengingat saat ini musim penghujan telah tiba. Apalagi munculnya angin serta badai. “Karena itu, sudah beberapa pekan ini kami menerjunkan sejumlah personil ke lapangan guna melakukan pengecekan terhadap kondisi seluruh pohon ayoman yang mungkin membahayakan keselamatan,” kata Kepala DLH Kabupaten Pacitan, Joni Maryono, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (18/11).

Menurut Joni, memang banyak pohon pelindung yang harus dilakukan pengeprasan, baik dahan ataupun ranting.

Terlebih yang sudah menjulang tinggi dan menggangu kabel milik PLN ataupun saluran telepon. “Ada juga yang harus di tebang mengingat usia pohon sudah terlalu tua dan dikhawatirkan tumbang. Tetapi jumlahnya tidak seberapa banyak. Sedangkan ayoman lainnya masih layak,” jelasnya.

Selain mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan, lanjut Joni, sisi estetika juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi DLH agar keindahan kota tetap terjaga.

“Kegiatan ini difokuskan di kawasan kota. Utamanya jalan-jalan protokol. Sepeti di kawasan Desa Tanjungsari misalnya, ada beberapa pohon angsana yang harus diganti. Selain sudah rapuh juga membahayakan serta menggangu keindahan kota,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed