Destinasi Wisata Dibuka, Pembelajaran Tatap Muka Masih Tetap Dibatasi. Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan

Pacitan- Kasus terkonfirmasi covid-19 di Pacitan, memang sudah banyak mengalami penurunan. Meski begitu, pemerintah pusat belum sepenuhnya melepas kegiatan pembelajaran tatap muka secara penuh, disemua satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Daryono mengatakan, memang saat ini Pacitan masuk level II pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), seiring terjadinya pandemi global coronavirus disease covid-19.

Meski begitu, untuk urusan pendidikan belum sepenuhnya diberikan kebebasan, utamanya mengenai pembelajaran secara tatap muka. “Surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yaitu Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan, belum dianulir, sekalipun di Pacitan sudah masuk level II PPKM,” kata Daryono, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (22/11).

Menurut mantan Inspektur Pembantu, Inspektorat Kabupaten Pacitan ini, untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, masih dilakukan pembatasan kapasitas siswa didik. Yaitu 50 persen dari kapasitas kelas yang tersedia.

“Disetiap satuan pendidikan, dimungkinkan 2-3 kali sehari. Dalam sepekan minimal 3-4 kali,” sebut Daryono.

Kemudian terkait jam pembelajaran, dimulai sejak pukul 07.00 Wib sampai pukul 09.00 Wib, untuk sesi pertama pembelajaran.

Selanjutnya dilanjutkan mulai pukul 10.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib. “Sambil menunggu kebijakan pemerintah, semua satuan pendidikan masih menerapkan sistem tersebut dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka. Selain itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” tandasnya. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed