Pemprov Jatim Terkesan Setengah Hati Berikan Bansos Bagi Ahli Waris Korban Covid-19 Yang Wafat. Ini Penjelasan Kepala Dinsos Pacitan

Pacitan- Pemprov Jatim sepertinya masih setengah hati memberikan bantuan sosial bagi ahli waris korban pandemi covid-19 yang wafat.

Terbukti, dari sebanyak 26 surat permohonan pengajuan bantuan sosial yang disampaikan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan ke Pemprov Jatim, hanya 12 usulan yang terealisasi.

“Tahap pertama lalu kita mengajukan 26 permohonan. Tapi hanya 12 yang sudah tereksekusi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Sunaryo, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (25/11).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan ini mengungkapkan, awalnya pemberian bantuan sosial bagi ahli waris korban covid-19 yang meninggal, pernah dibesut Kementerian Sosial RI pada tahun anggaran 2020 lalu. Saat itu, hanya satu ahli wari yang berhasil mendapatkan bantuan senilai Rp 15 juta.

Kemudian program tersebut dihentikan di tahun anggaran 2021. Sementara disisi lain Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengeluarkan surat edaran terkait pemberian bantuan sosial kepada ahli waris korban covid-19 yang wafat, masing-masing sebesar Rp 5 juta.

“Sampai detik ini kita masih menunggu tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jatim tersebut. Sebab dari 26 permohonan yang kami sampaikan, baru 12 pemohon yang terealisasi. Selebihnya masih menunggu keputusan dari Pemprov Jatim. Kalau masih ada kuota ya akan kita usulkan lagi,” bebernya.

Sementara itu, seperti diketahui disepanjang pandemi global coronavirus disease covid-19, sedikitnya sebanyak 310 warga Pacitan berpulang.

Dari jumlah tersebut, satu ahli waris diantaranya sudah menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI sebesar Rp 15 juta. Sedangkan sebanyak 12 ahli waris lainnya, telah menerima bantuan sosial dari Pemprov Jatim, masing-masing sebesar Rp 5 juta. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed