Kasak-Kusuk “Rebutan” Insentif Jasa Pungut PBBP2 Mulai Menguar

Uncategorized106 views

Pacitan- Bukan hanya kasak-kusuk soal batalnya kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) dan rencana kenaikan tunjangan transportasi dan perumahan bagi DPRD.

Namun soal insentif jasa pungut PBBP2, samar-samar mulai menelisik telinga wartawan. Beredar kabar, konon para camat di Pacitan mematok dana insentif cukup besar. “Isu berkembang para camat meminta insentif Rp 2 juta per bulan. Kalau tidak dipenuhi, konon semua SPPT akan dikembalikan ke Bapenda,” kata sumber di lingkungan Pemkab Pacitan, dan mewanti-wanti tidak disebutkan namanya pada pemberitaan media, Kamis (2/12).

Fenomena isu rebutan insentif jasa pungut PBBP2 tersebut memang sempat menggelinding kencang. Hingga akhirnya dikabarkan, para camat konon bersedia menerima tawaran rp.1,5 juta per bulan. “Kabar yang saya dengar mereka (para camat), mau menerima tawaran Rp 1,5 juta per bulan,” ungkap sumber yang sudah lama kenal dengan wartawan ini.

Sementara itu, Kepala Bapenda Pacitan, Sakundoko belum bisa ditemui. Demikian juga wartawan belum bisa menemui perwakilan camat untuk perimbangan berita. (yun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed