Gerbong Mutasi Pejabat Di Pacitan, Dimungkinkan Akan Dilaksanakan Dalam Beberapa Tahap? Pejabat Eselon IV Akan Dilebur Menjadi Fungsional Khusus

Pacitan- Kebijakan mutasi pejabat di lingkup Pemkab Pacitan, besar kemungkinan akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan.

Berkembang Informasi, untuk tahap awal nanti, pejabat pembina kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, dimungkinkan baru akan melakukan pergeseran dan pelantikan bagi pejabat eselon IV, setara kasie dan kasubag, eselon III, atau setara Kabid, Sekdin, Kabag serta camat dan beberapa jajaran eselon IIb atau setara kepala badan dan dinas.

Apalagi bagi pajabat eselon IV, tak lama lagi akan dilantik dalam jabatan fungsional khusus. Tentu sebelum gerbong mutasi berjalan, mereka harus lebih dulu menuntaskan seluruh tugas dan tanggung jawabnya.

Sekedar informasi, dalam struktural kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat eselon IV, duduk sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Tugas mereka selain melakukan pengadministrasian kegiatan, juga membantu kinerja pejabat pembuat komitmen (PPK), atau jamak dipegang oleh pejabat eselon III.

Saat menjelang tutup tahun anggaran, Menteri Keuangan telah melayangkan Surat Edaran nomor SE.900/2397/408,55/2021 tentang Langkah-langkah Menghadapi Akhir Tahun 2021. Hal tersebut juga ditindaklanjuti dengan surat edaran Sekkab yang telah disampaikan kesemua OPD.

Adapun inti dari SE tersebut, semua OPD diberikan batas waktu penyampaian surat perintah membayar ( SPM) kepada bendahara umum daerah (BUD). Bagi yang lalai, terlebih dahulu harus melayangkan surat kepada Sekkab, guna meminta dispensasi waktu.

Berangkat dari hal tersebut, dapat disimpulkan kalau pergeseran gerbong mutasi pejabat nantinya, besar kemungkinan akan dilaksanakan pada pekan ke tiga Desember ini. Itu setelah semua tugas para pejabat dalam mengajukan surat perintah membayar kepada bendahara umum daerah, rampung dilaksanakan.

Sementara itu, Sekkab Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro, saat dikonfirmasi media masih meminta waktu, mengingat saat itu ia tengah mempersiapkan video conferen dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa.

“Nanti ya. Saya tak mempersiapkan beberapa jawaban atas pertanyaan yang diminta sama gubernur. Ini jam 09.00 WIB harus sudah siap,” kata Heru, sebelum memutus sambungan telepon selulernya, Rabu (15/12). (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed