Satu Lagi Atlet Berprestasi Asal Pacitan, “Dicaplok” Daerah Lain. Ini Kisahnya

Pacitan- Sayang sungguh disayang, satu lagi altet pencak silat berprestasi asal Pacitan, akhirnya harus “diadopsi” daerah lain, untuk dipersiapkan pada Sea Games mendatang. Bahkan atlet tersebut juga akan dipersiapkan pada kejuaraan level dunia.

Atlet pencak silat berprestasi tersebut adalah Faris Arman Saat, dan merupakan putra asli kelahiran Tulakan, Kecamatan Tulakan, Pacitan.

Saat ini ia masih tercatat sebagai salah satu mahasiswa di Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Menurut Sujarman, orang tua Faris, sudah sejak usia belia, putra sulungnya itu menekuni dunia persilatan. “Awal kali tergabung di Perguruan Silat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Kemudian untuk lebih memperdalam ilmu silatnya, Faris juga masuk di perguruan silat Tapak Suci,” kata Sujarman, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (15/12).

Berbagai kejuaraan tingkat nasional, sudah pernah ia sabet. Terakhir, lanjut Sujarman, Faris meraih kejuaraan pertama, pada event pekan olahraga mahasiswa tingkat nasional. “Banyak Mas (wartawan, Red), kejuaraan nasional yang pernah didapat. Karena itu, saat ini Faris tengah dikarantina di padepokan pencak silat di Jakarta, untuk dipersiapkan pada event sea games dan juga kejuaraan tingkat internasional, mewakili Provinsi Jateng,” tuturnya.

Meski begitu, disisi lain ini bisa dimaknai sebagai berita duka. Atlet berprestasi tersebut harusnya bisa mewakili Pacitan dan Pemprov Jatim. Namun realita yang terjadi, saat ini ia “dicaplok” daerah lain.

Sementara itu, Ketua Koni Pacitan, Dyah Mentari Putri, hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi media. (yun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed