oleh

Pemkab Pacitan Hendak Usulkan Pegawai Non ASN Sebagai P3K?

-Berita-64 views

Pacitan- Meski jalan sangat berliku, namun Pemkab Pacitan terus berupaya mencarikan win-win solution bagi pegawai non aparatur sipil negara (ASN) yang tahun depan akan terkena pemutusan hubungan kerja.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKP SDM) Pacitan, HM Yunus Hariadi mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempekerjakan tenaga non ASN tersebut.

“Kami minta mereka (OPD) melakukan pendataan, terutama mengenai basic pendidikan masing-masing pegawai non ASN itu,” kata Yunus, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (15/7).

Sekalipun belum ada kepastian, lanjut Yunus, mereka memang ada wacana untuk diusulkan sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Jadi pendidikan mereka memang harus linier dengan formasi yang dibutuhkan OPD,” tutur mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ini.

Lebih lanjut Yunus mengatakan, selama ini diakuinya memang masih ada beberapa pegawai non ASN, yang pendidikannya tidak selaras dengan tugas pokok dan fungsi dari OPD tempatnya bekerja.

Suatu misal mereka berpendidikan sarjana pendidikan, tetapi bekerja di OPD yang tidak ada urusannya dengan dunia kependidikan. “Nah, ini yang dimaksudkan dengan perlunya ada pendataan ulang dari masing-masing OPD,” tegasnya.

Lantas bagaimana dengan nasib mereka yang selama ini basic pendidikannya tidak linier dengan bidang tugasnya? Menurut Yunus, akan dikembalikan ke masing-masing OPD. “Yang lebih tahu terkait formasi kebutuhan pegawai, itu ya masing-masing OPD. Kami (BKP SDM) hanya menerima usulan masing-masing OPD tersebut,” tukasnya. (yun).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed