oleh

Empati Para PNS Aghniya, Bisa Tekan Angka Stunting Di Pacitan. Jangan Semua Dibebankan Kepada Pemerintah

Pacitan – Kasus stunting yang selama ini masih berlangsung di Pacitan, perlu tindakan secara pentahelix sistem.

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Pacitan, KH Mahmud mengatakan, angka stunting yang cukup tinggi menjadi salah satu tugas yang harus segera diambil solusinya oleh Pemerintah Daerah.

Namun demikian bukan berarti masyarakat cuma berpangku tangan tanpa berbuat sesuatu dalam rangka mengurangi angka stunting.

“Hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat dalam rangka mengurangi angka stunting adalah menumbuhkan rasa empati dan peduli terhadap lingkungan. Terutama pada masyarakat yang tergolong aghniya’ (mampu) termasuk dalam hal ini para PNS yang tinggal hampir ada di pelosok-pelosok Desa,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Pacitan ini, Kamis (22/9).

Sebagai contoh, lanjut Mahmud, keberadaan para guru yang sudah bersertifikasi dan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Seandainya keberadaan mereka dalam satu desa mau peduli dan mau mengampu keberadaan stunting di desanya, niscaya bakal tersolusikan permasalahan stunting di desa tersebut.

Kalau hal ini bisa dilakukan, Insha Allah merupakan perbuatan yang mulia dari sisi pengamalan agama,” jelas Mahmud.

Ia lantas mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad SAW, yang berbunyi, bertolong- menolonglah dalam kebaikan dan jangan tolong -menolong dalam perbuatan tercela dan dosa.

“Dengan tumbuhnya rasa empati masyarakat, akan mempercepat terwujudnya masyarakat Pacitan yang sejahtera dan bahagia,’ harapnya. (yun).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed